Home » , » Pemerintah Jambi Tak Peduli Istana Anggrek Alam Punah

Pemerintah Jambi Tak Peduli Istana Anggrek Alam Punah



The Jambi Times – Muaro Jambi – Di kabupaten Muaro Jambi,ada sekitar kurang lebih 600 hektar hutan yang tersisa,hutan tersebut di himpit 3 desa di kecamatan Maro Sebo kabupaten Muaro Jambi.

 Habitat hutan ini mengandung tanaman langka jenis angrek alam,namun dari sebagian warga desa Jambi Tulo kecamatan Maro Sebo kabupaten Muaro Jambi ini merasa pesimis dengan langkah pemerintah Jambi untuk melindungi tanaman anggrek yang tidak lama lagi akan punah tergusur oleh perusahaan.

 Karena dari tiga desa tersebut hanya desa Jambi Tulo yang menolak menadatanggani serah terima hutan untuk di alih fungsikan untuk perkebunan milik perusahaan. Terbukti beberapa warga dari desa Jambi Tulo ini berhasil melestarikan anggrek-anggrek alam dengan jumlah puluhan jenis.

 Di perkirakan ada 80 lebih jenis anggrek alam yang cukup langka yang terdapat di wilayah kecamatan Maro Sebo,yang sudah di temukan di hutan tersebut.adalah tanaman anggrek alam dan warga akhirnya melestarikan anggrek alam di halaman rumah. Andi salah satu pengiat dan aktif untuk melestarikan anggrek alam bersama rekan laninya,sebelumnya Andi adalah pelaku yang menjual anggrek-angrek warisan di daerahnya kepada kolektor,merasa menyesal dan sadar,akhirnya Andi bersama rekan-rekan satu desa melakukan langkah untuk melestarikan anggrek alam tersebut.

Upaya untuk menyurati dinas terkait untuk menjadikan hutan anggrek alam sebagai hutan konservasi wisata Tanaman anggrek desa sepertinya tidak di tanggapi serius oleh pemerintah Jambi.

 Oleh sebab itu mereka hanya pasrah saja jika hutan anggrek alam ini menjadi perkebunan maka tidak ada lagi harapan untuk anggrek alam tersebut dapat di temukan di generasi anak dan cucu mereka nanti. Menurut Andi,pengiat tanaman anggrek alam yang langkah ini mengatakan,”Dirinya bersama teman yang tergabung dalam pecinta anggrek alam berharap kepada pemerintah agar peduli kepada hutan agar tidak di alih fungsikan menjadi perkebunan milik perusahaan karena di dalam hutan tersebut banyak terkandung habitas yang wajib di lestarikan karena terdapat ratusan jenis anggrek alam yang langka”,tegasnya.(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved