Home » » 10 Pelaku Sindikat Curi CPO Di Kapal Tongkang

10 Pelaku Sindikat Curi CPO Di Kapal Tongkang




The Jambi Times – Jambi – Polisi Air polda Jambi menlar jumpa pers soal kasus pencurian CPO di kapal Tagbout Tangkang berkapasitas 3.000 ton ,Senin(09/06/2014). Kasus ini terungkap,Rabu 04 Juni 2014 sekira pukul 23.30 Wib pada saat Kapal Polisi XXVI-2003 sedang melaksanakan patroli di wilayah perairan Sungai Batanghari Desa Manis Mato Kec.Kumpeh Ilir Kab.Muara Jambi telah menghentikan dan memeriksa satu unit kapal motor kayu tanpa nama (pompong) yang mencurigakan sedang berlayar.

 Setelah diperiksa isi muatan ditemukan minyak CPO yang disimpan diatas palka kapal motor tersebut sebanyak 6.000 liter atau 6 ton, pada saat di mintakan dokumen muatan nahkoda kapal an.AMIR tidak dapat menunjukan dokumen muatan yang dimaksud, maka untuk pemeriksaan lebih lanjut kapal motor kayu (pompong) beserta nahkoda dan muatan di bawa ke Markas Polair Suak Kandis untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan yang di lakukan oleh Tim Lidik, asal muatan minyak CPO yang terdapat pada kapal motor tersebut berasal dari TK. Clement II yang ditarik oleh TB.Cheri I yang sedang berlayar dari Pelabuhan Talang Dukuh Jambi menuju Pulau Batam Kep.Riau.

Yang mana pada saat itu Mandor atau Kepala Tongkang Clement II,Fandi Ahmad yang di dukung oleh seluruh abk tongkang, menjual isi muatan tongkang yang dalam penguasaanya saat itu kepada masyarakat umum yaitu Sa’ari dan Hamidi dengan menggunakan alat angkut berupa 1 unit kapal motor kayu ,pompong. 

 Rencananya minyak CPO hasil pencurian dan penggelapan illegal tersebut akan di terima oleh Haryono dengan menggunakan mobil tangki yang di siapkan di pinggir anak Sungai Batanghari (Sungai Copet) dan selanjutnya akan di bawa ke kota Medan Sumatera Utara. Dari hasil pengembangan penyelidikan di dapat keterangan bahwa kegiatan niaga CPO illegal yang di lakukan Haryono tersebut di biayai oleh Antony yang berdomisili di Kabupaten Kisaran Medan Sumatera Utara. 

Telah mengamankan dan memeriksa 10 orang tersangka pelaku penggelapan dan Niaga CPO illegal masing-masing adalah sebagai berikut : Amirudin selaku Nahkoda kapal kayu pompong, Ahmad Riski selaku abk kapal kayu pompong,Fandi Ahmad selaku Mandor atau Kepala TK.Clement II,Minggus Yesarel Purba selaku abk TK.Clement II,Paulus Rama abk TK.Clement II, Rizki Ramadhanil abk TK.Clement II ,Sahrul abk TK.Clement II ,Syahrir RIR abk TK.Clement II,Haryono selaku penadah ,Antony NY selaku pemodal atau penyandang dana sedangkan Hendra Leo dari perwakilan PT.Musim Mas sebagai saksi dalam kasus ini. 

 Barang Bukti yang di amankan petugas adalah:(satu unit TK.Clement II beserta dokumen ,satu unit kapal motor kayu (pompong),satu unit mesin pompa alkon.Selang plastik 8 inc panjang 50 meterb Seperangkat kunci pembuka menhol,satu unit HP merk Asiaphone type AF 90 ,satu unit HP merk Samsung type GT C3520,Minyak CPO ± 6.000 liter. Tersangka Fandi Ahmad selaku Klasi/Kepala TK. Clement II yang merupakan otak pelaku pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. MUSIM MAS yang ada di TK. Clement II di sangkakan telah melanggar rumusan Pasal 363 Jo 374 Jo 372 KUH Pidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun. 

Minggus Yesarel selaku abk TK.Clement II orang yang secara bersama – sama dengan Tersangka Fandi Ahmad melakukan pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. Musim Mas yang ada di TK. Clement II di duga telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUHPidana, di ancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun. Paulus Rama selaku abk TK.Clement II orang yang secara bersama – sama dengan Tersangka Fandi Ahmad melakukan pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. Musim Mas yang ada di TK. Clement II diduga telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUHPidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun. Tersangka Rizki Ramadhanil selaku abk TK.Clement II orang yang secara bersama – sama dengan Tersangka Fandi Ahmad melakukan pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. Musim Mas yang ada di TK. Clement II diduga telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUHPidana, di ancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun.

Tersangka Sahrul selaku abk TK.Clement II orang yang secara bersama – sama dengan Tersangka Fandi Ahmad melakukan pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. Musim Mas yang ada di TK. Clement II diduga telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUH Pidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun. Tersangka Syahrir selaku abk TK.Clement IIorang yang secara bersama – sama dengan Tersangka Fandi Ahamd melakukan pencurian dan penggelapan minyak CPO milik PT. Musim Mas yang ada di TK. Clement II diduga telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUH Pidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 7 (tujuh) tahun. 

Haryono selaku orang yang melakukan pembelian minyak CPO hasil pencurian dan penggelapan yang dilakukan oleh Crew TK. Clement II di sangkakan telah melanggar rumusan Pasal yang tertuang di Pasal 55 Jo 56 dan 480 KUHPidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 5 (lima) tahun. Tersangka Antony selaku orang yang menyuruh tersangka Haryono untuk melakukan pembelian minyak hasil pencurian dan penggelapan di TK. Clement dan selaku ianya juga selaku orang yang mendanai seluruh kegiatan pembelian minyak CPO di TK. Clement II disangkakan telah melanggar Pasal 55 Jo 56 dan 480 KUH Pidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 5 (lima) tahun. Amirudin selaku Nahkoda kapal kayu pompong dan Tersangka Ahmad Riski selaku abk kapal kayu pompong yang membantu melakukan pengangkutan minyak CPO yang telah di beli oleh Haryono di TK. Clement II disangkakan telah melanggar Pasal 55 Jo 56 KUH Pidana, diancam dengan hukuman kurungan selama 5 (lima) tahun.

 Menurut Kombes Yulian Bambang,Direktur polis Air polda Jambi mengatakan kepada The Jambi Times ,"Proses penyidikan perkara penggelapan Minyak CPO yang ada di TK. Clement II dengan para tersangka tersebut di atas ditangani oleh Subdit Gakkum Dit Pol Air Polda Jambi untuk di lakukan proses sidik hingga ke penuntut umum (JPU). Penyidik Subdit Gakkum akan terus mendalami perkara tersebut di atas dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka – tersangka lain dari pengembangan yang di lakukan,"ungkapnya(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved