Home » » Mucikari Menanggis Histeris Soal Penutupan "Pucuk"

Mucikari Menanggis Histeris Soal Penutupan "Pucuk"




The Jambi Times - Jambi - Sosialisasi penutupan lokalisasi payoh sigadung atau akrab di kenal di tengah masyarakat Jambi dengan di sebut "Pucuk",sebelum acara sosialisasi belum di mulai,salah seorang mucikari perempuan menanggis tersedu-sedu di dalam ruang balai pertemuan yang termasuk wilayah RT 05 kelurahan Rawasari kecamatan Kota Baru. 

Mucikari ini menolak pemerintah kota Jambi untuk menutup lokalisasi ini,mucikari yang tidak mau di sebut namanya ini merasa keberatan sebab tidak ada lagi mata pencarian lain selain menjadi mucikari di pucuk,selain itu juga dirinya merasa belum berhasil menjadi mucikari atau germo,hutang piutang masih banyak.

Namun acara sosialisasi penutupan "Pucuk" ini terus di lanjutkan,semua instansi terkait di pemerintah kota Jambi hadir untuk memberikan arahan dan bimbingan soal petupan.

Khususnya kepada para Pekerja sek komersial(PSK). Bagi PSK yang berada di luar kota Jambi,pemerintah kota akan memberikan dana kepulangan sebesar Rp:1.700,00 sedangkan untuk PSK di dalam kota akan di berikan dana transfortasi sebesar Rp;300.000,00.

Jika PSK tetap berada di Jambi dan ikut aturan,pemerintah kota siap untuk memberikan pembinaan seperti ketrampilan kursus menjahit,salon dan lainya. 

Namun pemerintah kota Jambi,melalui juru bicara(kabag humas) walikota Jambi,Yasir kepada The Jambi Times menepis masalah soal konfensasi sebesar Rp:5.000.000,00 yang akan di berikan kepada semua PSK yang berada di "Pucuk"Menurutnya pemerintah belum bicara soal konfensasi tersebut.(Tim-JT)


Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved