Home » , » Pemberian Vaksin Hepatitis di SDN No 151 Kota Jambi Gagal,Wamenkes:Hepatitis Lebih Sadis Dari Ebola

Pemberian Vaksin Hepatitis di SDN No 151 Kota Jambi Gagal,Wamenkes:Hepatitis Lebih Sadis Dari Ebola



The Jambi Times – Jambi –Batalnya untuk memberikan suntikan vaksin hepatitis di Sekolah Dasar Negeri (SDN-151) kelurahan Kenali Besar kecamatan Kota Baru kota Jambi karena kondisi siswa kelas 2 di sekolah tersebut tidak ada yang bersekolah karena merasa takut bahwa di kelasnya akan di gelar pelaksanaan suntik vaksin hepatitis.

 Murid kelas 2 SDN 151,Rabu lalu (16/09/2014),di peirntahkan oleh guru hadir dan makan pagi sebelum berangkat sekolah untuk melakukan penyuntikan vaksin hepatitis namun di hari tersebut siswa kelas 2 banyak yang tidak masuk sekolah,akhirnya memberikan vaksin hepatitis terpaksa di tunda dan akan di laksanakan awal Oktober besok dari informasi pihak sekolah kepada wali murud. 

Untuk kelas 1 khususnya pemberian suntikan vaksin hepatitis terus di lakukan,lain halnya kelas 2 ,kondisi tersebut telah di sampaikan oleh salah satu orang tua murid,Muhammad Al-Raditsyah murid kelas 2 SD ini mendapat informasi dari sekolah bahwa,” Kegiatan untuk penyuntikan vaksin di tunda bulan depan dengan alasan teman kelas anaknya banyak yang tidak masuk karena takut di suntik”,tegasnya.

 The Jambi Times saat konfirmasi kepada pihak sekolah namun sayang kepala sekolahnya tidak berada di tempat dan sedang ke dinas pendidikan kota untuk mengikuti acara,kata salah satu guru SDN No:151 ini. Wakil Menteri (wamen) kesehatan,Ali Ghufron Mukti,Sabtu siang (20/09/2014)hadir di Jambi dalam acara Hari Hepatitis sedunia yang jatuh pada hari ini,20 September 2014 yang ke 5 dan memberikan arahan juga petunjuk pemantapan Imunisasi hepatitis B oleh bayi baru lahir di(Baca: rumah sakit umum kota Jambi).

 Menurut Ali Ghufron Mukti kepada wartawan saat konferensi pers,”Dulu hanya 7 provinsi yang mendapatkan vaksin hepatitis namun sekarang seluruh provinsi sudah di distrubusikan”,jelasnya. Ini petikan keterangan wakil menteri kesehatan,Ali Ghufron Mukti Soal Hepatitis yang sangat serius lebih serius dari HIV-Aids dan Ebola.

 2,4 persen seperti penduduk Malaysia dan Australia, Indoensia terkena Hepatitis ,di perkirakan 28 juta orang atau 9,4 persen terjangkit hepatitis B dan C. Ali Ghufron mengatakann,” Pemerintah melalui program BPJS memberi komitmen yang tinggi jika penderita hepatitis peserta BPJS akan di jamin termasuk obatnya”,tapi harus melalui mekanisme seperti ada rujukan dari puskesmas.

 Jika di biarkan Hepatitis ini akan menjadi kronis dan si penderita akan mengalami kanker hati dalam waktu 6-7 bulan akan meninggal dunia.(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved