Home » » Ratusan Angkutan Batu Bara Mogok Kerja Pasca BBM Naik,Satu Angkutan Tabrakan

Ratusan Angkutan Batu Bara Mogok Kerja Pasca BBM Naik,Satu Angkutan Tabrakan



 
The Jambi Times - Jambi - Ratusan angkutan truk batu bara di minggu ketiga November 2014 mengelar aksi demo mogok kerja di terminal truk Lingkar Selatan,Kota Baru,ratusan supir tidak melanjutkan angkutanya karena merasa upah yang di terima oleh pihak perusahaan sudah tidak menguntungkan karena dengan kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM)beberapa waktu lalu,reaksi ini mengundang pihak dewan pimpinan daerah (DPD)Organda provinsi Jambi. 

 Apriadi sebagai ketua DPD Organda mengatakan kepada The Jambi Times di terminal truk,"Tahun lalu ketika harga BBM naik,pihaknya di ajak dialog dan memberikan solusi untuk antisipasi kenaikan BBM berupa subsidi kepada kendaraan penumpang dan barang,"ungkapnya.

 Kini setelah kenaikan BBM masa pemerintahan Joko Widodo,kemnteriana perhubungan tidak ada arahan atisipasi seperti pemerintah yang lalu sehingga kondisinya seperti ini.

Jangankan menteri perhubungan,gubenrur Jambi ikut reaksi ketika BBM naik,lain halnya dengan kondisi sekarang gubernur tidak tahu menahu alias masa bodoh. 

Mursid salah satu supir truk asal minang ini menceritakan bahwa gajinya sebesar RP:120.000/hari habis untuk beli bensin saja dan hasilnya nol rupiah,harapanya kami minta di tambahkan menjadi Rp:240.000/hari. 

Masa bodohnya pihak perusahaan ini di picu akibat pemerintah tidak konsisten soal masalah ini sehingga mereka para supir harus mogok kerja.

Salah satu angkutan truk batu bara saat ingin ikut mogok kerja,di jalan Lingkar Selatan-Bara kelurahan Bagan Pete mengalami kecelakaan,bagian depan truk rusak parah sedanagkan box pengangkut batu bara lepas setinggi dua meter,truk tersebut di biarkan berada di tegah jalan.Dalam Musibah ini tidak ada korban jiwa dalam kecelakaaan tersebut(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved