Home » , » Gubernur dan Bupati Tebar Benih Ikan di Sungai Desa Air Liki

Gubernur dan Bupati Tebar Benih Ikan di Sungai Desa Air Liki


The jambi times – Merangin – Sehari tiba di desa Air Liki di kecamatan Tabir Barat kabupaten Merangin(bangko)gubernur Jambi ,Hasan Basri Agus (HBA) di dampingi bupati Merangin Al Haris ,Sabtu(24/01/2015)tebarkan bibit ikan di sungai Tabir atau lebih di kenal dengan sebutan sungai Lubuk Larangan. Bibit ikan ini berjumlah ribuan yang di bawa oleh dinas perikanan kabupaten Merangin dengan cara di masukan ke dalam plastik bening bercampur udara. 

Kegiatan ini sebagai kegiatan tambahan sebelumnya gubernur Jambi juga berkunjung di beberapa tempat seperti,panti jompo di Sungai Manau,sunatan massal dan sholat Jum’at bersama di sungai manau,Jum’at(23/01/2015).

 Di desa Air liki gubernur Jambi mengelar kegiataan seperti pertemuan dengan masyarakat desa Air Liki,silaturahmi,penanam padi bersama dan pemberian bantuan kepada organisais pemuda. Menurut Hasan Basri Agus kepada media kunjungan kerja ke desa Air Liki tidak bisa di bayangkan,kita sama-sama melakukan tour dari desa Ngaul ke desa Air Liki mengarungi sungai yang begitu deras dengan jarak tempuh selama satu setengah jam lamanya dengan alamnya yang masih asri dan kembali mengunakan sepeda motor,kata HBA.

 Gubernur jambi menambahkan bahwa desa Air Liki ini adalah desa yang terakhir dan paling ujung,bupati merangin Al Haris juga sedang melakukan lobi kepada pihak taman nasional kerinci seblat(TNKS) meminta membuka jalan namun jika tidak puluhan milyar tetap kurang untuk buat jalan selain medan yang sulit jarang tempuhnya juga sangat jauh dan akan membelah TNKS. Al haris juga berjanji akan membantu puskesmas dengan dana APBD perubahan sedangkan guru golongan K2 akan di tugaskan ke daerah-daerah seperti ini.

 Di tanya soal peti yang marak di sepanjang jalan kecmataan Sungai Manau ke Tabir Barat,Al Haris mengtakaan ,”Kita sedang menunggu perdanya,pihaknya sudah mengajukan perda tentang peti oleh pakar hukum di univeristas jambi(Unja) untuk di pelajari kembali.

 Al Haris juga janji akan memanggil camat soal peti ini,maraknya peti di merangin akibat peralihan perkebunan karet yang mana harga karet dan sawit menurun,inilah penyebab peti marak di Merangin,inilah alasan bupati penyebab maraknya peti karena usaha laian tidak bisa menghidupkannya lagi .Al haris juga berjanji untuk usaha peti ini dapat di atur sehingga ada izin.(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved