Home » » Pedagang Pakaian Bekas Import di Jambi Sepi Pembeli

Pedagang Pakaian Bekas Import di Jambi Sepi Pembeli




The Jambi Times – Jambi – Soal larangan penjualan pakaian bekas impor oleh pemerintah kabinet kerja Joko Widodo membuat pedagang pakaian bekas atau BJ di belakang pasar Lopak,Angso Duo Jambi merasa sedih jika usaha mereka di larang atau di tutup oleh pemerintah.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu pedagang barang BJ di pasar Lopak,Rusdi (60),Rabu (04/02/2015) sejak tahun 1990 berjualan barang BJ ini memberikan kehidupan yang baik hingga anaknya sampai lulus sarjana namun jika di tutup bapak tua ini hendak kemana lagi. 

Soal di lapaorkan bahwa pakaian bekas mengandung bakteri,gagal-gagal dan lainya,Rusdi mengakatakan,”Sudah dua puluh lima tahun lebih,saya dan keluarga memakai baju bekas ini tapi hingga kini tidak pernah seperti apa yang di katakan pemerintah,”tegasnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh konsumen,Maria warga di jalan Patimura,simpang Rimbo (kota Satelit)ini,sudah lama keluarganya memakain pakaian ini tapi tidak pernah yang namanya gatal atau apa,”ungkapnya. 

Sepinya penjualan pakaian bekas di sini bukanlah karena ada pemberitaan masalah pakaian bekas yang mengandung gatal-gatal karena di sebabkan di hari biasanya kondisinya seperti ini.

 Namun pada hari libur atau hari besar,pengunjung tetap ramai,dalam satu hari ini penghasilannya dari yang terkecil dua ratus ribu rupiah hingga jutaan,tergantung keberuntungan si pedagang itu sendiri,dari beberapa keterangan pedagang di pasar Lopak,Angso Duo,Jambi ini(Tim-JT)
Share this video :
 
Support : Creating Website
Copyright © 2014. TV The Jambi Times - All Rights Reserved